Wow, Lulusan Tercepat S2 UGM, 1 Tahun, 1 Bulan, 27 Hari

Info Kampus  
Wisuda Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2021/2022 di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM dihadiri 125 wakil wisudawan beserta keluarga dan 854 mahasiswa secara daring. (Ilustrasi Gedung Pusat UGM) Foto : Dok UGM
Wisuda Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2021/2022 di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM dihadiri 125 wakil wisudawan beserta keluarga dan 854 mahasiswa secara daring. (Ilustrasi Gedung Pusat UGM) Foto : Dok UGM

Kampus.republika.co.id—Kuliah S2 yang biasanya dijalani selama dua tahun, ternyata bisa dicapai hanya satu tahun saja. Itu diraih oleh wisudawan pada Wisuda Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2021/2022 di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Rabu (26/1).

Adalah Feramitha Tiffani Mokodompit dari Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis yang bisa menyelesaikan studi begitu cepat. Feramitha meraih prediket waktu studi tercepat untuk lulusan Program Magister (S2) periode ini. Tidak tanggung-tanggung, dia hanya butuh waktu 1 tahun 1 bulan 27 hari, untuk menyelesaikan studi S2 nya.

Seperti dikutip dari laman https://www.ugm.ac.id/, untuk lulusan tercepat Program Spesialis diraih oleh Surawijaya Bakhtiar Kaslam dari Program Studi Patologi Klinik FKKMK . Dia menyelesaikan studinya dalam waktu dua tahun. Sedangkan untuk Program Doktor (S3) waktu studi tercepat diraih Rahmat Basuki dari Program Studi Doktor Kimia, FMIPA yang berhasil meraih gelar Doktor dalam waktu tiga tahun.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Sedangkan dari program S2 Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 4,00 sekaligus berpredikat pujian adalah Aryadhatu Dhaniswara dari Program Studi Magister Sistem dan Teknik Transportasi, Fakultas Teknik. Untuk lulusan Program Spesialis yang memiliki IPK tertinggi adalah Januar Devita Sari dari Program Studi Dermatologi dan Venereologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, yang lulus dengan IPK 4,00 sekaligus berpredikat Pujian.

Untuk lulusan Program Subspesialis yang memiliki IPK tertinggi adalah Nadya Arafuri dari Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak, FKKMK dengan IPK 3,93 sekaligus berpredikat Pujian. Sedangkan untuk lulusan Program Doktor (S3), terdapat 4 orang wisudawan yang memiliki IPK tertinggi sama yaitu 4,00 dan sekaligus berpredikat Pujian yakni Muhammad Sholeh Program Studi Doktor Teknik Kimia, Yustina C Febrianti Salsinha Progam Studi Doktor Biologi, Lina Permatasari Program Studi Doktor Ilmu Farmasi, dan Yenny Niken Larasati Program Studi Doktor Bioteknologi.

Dalam kesempatan itu UGM mewisuda sebanyak 979 mahasiswa program pascasarjana. Wisuda dihadiri 125 wakil wisudawan beserta keluarga dan 854 mahasiswa secara daring. Mereka yang diwisuda terdiri dari 782 orang lulusan Program Magister (S2), termasuk 3 orang wisudawan dari Warga Negara Asing, 112 orang lulusan Program Spesialis, 31 orang lulusan Program Subspesialis dan 54 orang lulusan Program Doktor (S3) termasuk 1 orang wisudawan dari Warga Negara Asing.

Rektor UGM, Panut Mulyono, mengatakan mahasiswa yang diwisuda saat itu menjadi bagian dari alumni UGM yang cukup unik. Pasalnya, para mahasiswa menjalani proses perkuliahan dan lulus di tengah masa pandemi.

”Hal ini tidak perlu membuat Saudara berkecil hati atau menjadi kurang percaya diri. Kita percaya, seiring dengan datangnya hal-hal yang tak terduga, ada ruang bagi kita untuk berproses dan berubah menjadi lebih baik. Situasi yang sepertinya kurang ideal ini justru telah membentuk Saudara menjadi pribadi yang tangguh,” papar rektor. (maya)

Ikuti informasi penting dan keren setiap hari dari kampus.republika.co.id. Anda juga dapat berpartisipasi mengisi konten, kirimkan tulisan, foto, info grafis, dan video melalui e-mail : kampus.republika.gmail.com

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image