121 Finalis dari 21 Perguruan Tinggi Bersaing di Final Satria Data 2023
Kampus—Sebanyak 121 finalis dari 21 perguruan tinggi yang melaju ke babak final Satria Data tahun 2023. Acara ini diselenggarakan di Universitas Brawijaya (UB) pada 20 sampai 24 Agustus 2023.
Perguruan tinggi yang berkompetisi di babak final Satria Data tahun 2023 yaitu, Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, dan Institut Teknologi Bandung. Selain itu ada Institut Teknologi Sumatera, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Politeknik Statistika STIS, Universitas Andalas, Universitas Bunda Mulia, Universitas Indonesia, Universitas Islam Indonesia,
Dalam ajang Satria data ini, finalis terbagi dalam empat divisi lomba yakni Big Data Challenge (BDC) sebanyak 32 mahasiswa, National Statistics Competition (NSC) sebanyak 11 mahasiswa, Statistics Essay Competition (SEC) sebanyak 42, dan Statistics Infographic Competition (SIC) sebanyak 36 mahasiswa.
National Statistics Competition (NSC) digelar untuk melatih para mahasiswa memecahkan permasalahan statistika secara luas dan menganalisis data dengan cermat sehingga dapat memberikan solusi yang tepat bagi permasalahan yang diberikan.
Kemudian, Statistics Essay Competition (SEC) bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kreativitas mahasiswa serta memberikan media bagi mahasiswa untuk menuliskan ide-ide kreatif dalam karya tulis berbentuk esai terkait bidang ilmu statistika dan sains data dalam berbagai aspek. Untuk Statistics Infographics Competition (SIC) dimaksudkan untuk mengubah informasi-informasi yang terkandung dalam topik yang telah disediakan, menjadi suatu infografis yang menarik dan komprehensif.
Terakhir, divisi Big Data Challenge (BDC) bertujuan untuk memperoleh rekomendasi penyelesaian terhadap masalah nyata secara analitik, matematis, dan statistis.
Kepala Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Kemendikbudristek, Asep Sukmayadi, seperti dilansir laman puspresnas menjelaskan potensi kemampuan dalam mengolah data sangat berperan penting pada era digital ini.
“Kalian adalah talenta-talenta di bidang data dan statistik yang kita butuhkan. Ini adalah salah satu upaya Kemendibudristek untuk memperkuat pasukan-pasukan khusus talenta di bidang ini. Di masa depan adik-adik sangat kita andalkan untuk menghadapi situasi perubahan dunia yang cepat berubah, sulit diprediksi dan sangat membutuhkan algoritma,” ujar Asep Sukmayadi dalam Acara Pembukaan Satria Data di Auditorium Algoritma, Gedung 2 Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya, Senin (21/08/2023).
Asep menambahkan para finalis merupakan hasil seleksi dari sekitar 600 mahasiswa yang berkompetisi di ajang ini. Melalui ajang ini pula, diharapkan dapat mendorong mahasiwa untuk mampu berpikir kritis, kreatif, dan solutif dalam memecahkan permasalahan melalui data dan olah statistik.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Brawijaya, Widodo, menekankan pentingnya membumikan kultur masyarakat dengan pemahaman dan penggunaan sains dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga untuk menumbuhkan kesadaran berperilaku terhadap pengaplikasian sains secara luas.
“Apabila hal ini terus kita pelihara secara baik dan berkelanjutan, maka kedepannya para generasi muda dapat menciptakan iklim kemajuan bersosial, bermasyarakat, bahkan bernegara melalui pengambilan keputusan serta tindakan berdasarkan data dan fakta,” kata Widodo.
Baca juga :
Tim Indonesia Raih Lima Medali di Olimpiade Astronomi Internasional | kampus (republika.co.id)
Tim Indonesia Raih Empat Medali di Olimpiade Geografi Internasional 2023 | kampus (republika.co.id)
Enam Tim Paduan Suara Indonesia Raih Penghargaan di 5th Tokyo International Choir Competition (TICC)
Ikuti informasi penting dan menarik dari kampus.republika.co.id. Silakan menyampaikan masukan, kritik, dan saran melalui komen di bawah ini atau e-mail : kampus.republika@gmail.com