Universitas Syiah Kuala Luluskan 24 Dokter Spesialis Baru

News  
Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melaksanakan yudisium program sarjana, magister, pengambilan sumpah dokter dan pelantikan dokter spesialis, di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh (3/2). Foto :USK
Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melaksanakan yudisium program sarjana, magister, pengambilan sumpah dokter dan pelantikan dokter spesialis, di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh (3/2). Foto :USK

Kampus.republika.co.id--Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) meluluskan 24 dokter spesialis dalam yudisium program sarjana, magister, pengambilan sumpah dokter dan pelantikan dokter spesialis, di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, (3/2). Mereka yang lulus itu terdiri dari enam orang Ilmu Bedah, dua orang Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan, dan empat orang Ilmu Kesehatan Anak. Selain itu satu orang Neurologi, tiga orang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, empat orang THL-KL, serta empat orang Anestesiologi dan Reanimasi.

"Berterima kasihlah pada orang terdekat, ayah, ibu, istri, anak. Keluarga besar serta sahabat. Saya mengucapkan selamat atas capaian saudara. Jagalah almamater di manapun berada," pesan Rektor USK, Prof Samsul Rizal, saat yudisium.

Rektor juga meminta agar semua dokter dapat bekerja penuh integritas. Dia berharap para dokter melaksanakan tugasnya dengan sepenuh hati untuk membantu masyarakat, terutama orang-orang yang kurang mampu.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Dalam kesempatan tersebut Samsul Rizal menyampaikan, kemajuan dunia dengan artificial intelligence maupun internet of things memberikan dampak yang sangat luas, tanpa terkecuali bidang kesehatan. Karenya, ia meminta para lulusan untuk bisa beradaptasi dan tak berhenti berinovasi.

"Kemajuan teknologi kesehatan tidak hanya keniscayaan, tetapi menjadi kenyataan. Sebagai contoh, penemuan vaksin yang dulunya bisa lima hingga puluhan tahun, hari ini bisa kurang satu tahun," jelasnya.

Selain dokter spesialis, FK USK juga meluluskan lima orang Magister Kesehatan Masyarakat, Profesi Dokter empat orang, Sarjana Kedokteran 119 orang, dan Sarjana Psikologi 13 orang. Dekan FK USK Prof Maimun Syukri K mengatakan, khusus untuk Sarjana Kedokteran, pihaknya melakukan terobosan penting, dimana mahasiswa dibolehkan menggarap skripsi walaupun mata kuliah belum habis.

"Terobosan tersebut berbuah manis. Alhamdulillah banyak yang cumlaude. Terobosan ini sengaja dilakukan agar memudahkan Sarjana Kedokteran selesai tepat waktu," tutur Maimun.

Maimun memberikan pesan kepada yang baru saja menjadi dokter, bahwa masih ada perjuangan internsip. Ia meminta kepada yang akan menjalankan internship untuk menjaga hubungan yang baik dengan mitra, pandai membaca situasi.

“Setelah selesai, silahkan kembali, USK sedang menyiapkan wahana kemungkinan dibukanya sejumlah prodi baru,” tuturnya.(sumber :USK)

Ikuti informasi penting hari dari kampus.republika.co.id. Anda juga dapat berpartisipasi mengisi konten, kirimkan tulisan, foto, info grafis, dan video melalui e-mail : kampus.republika@gmail.com

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

× Image