Putri Wahyu, Anak Petani, Siswi MAN 2 Ponorogo Raih Beasiswa University of British Columbia, Kanada

News  
Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, Jawa Timur, Putri Wahyu Kusumaningtyas, akan kuliah di University of British Columbia (UBC) melalui beasiswa Indonesia Maju. Foto :pendis.kemenag.go.id
Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, Jawa Timur, Putri Wahyu Kusumaningtyas, akan kuliah di University of British Columbia (UBC) melalui beasiswa Indonesia Maju. Foto :pendis.kemenag.go.id

Kampus—Putri Wahyu Kusumaningtyas, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, Jawa Timur berhasil meraih beasiswa kuliah di University of British Columbia (UBC), Kanada. Putri yang anak seorang petani asal Magetan itu akan terbang ke Kanada pada Agustus 2022 nanti.

"Awalnya saya ikut Olimpiade Sains Nasional (OSN), meski tidak juara, tapi jadi salah satu finalis," kata Putri Wahyu, Senin (06/06/22) seperti dikutip dari laman pendis.kemenag.go.id.

Putri menambahkan, lantaran jadi salah satu finalis, dia mendapat undangan beasiswa Indonesia Maju. Putri lantas mencoba peruntungannya dan berhasil meraih beasiswa di UBC yang menjadi salah satu kampus idamannya.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

"Saya lolos seleksi administrasi, wawancara, serta melengkapi persyaratan seperti paspor, nilai IELTS, personal profile untuk apply ke kampus tujuan. Kemudian menunggu letter of acceptance atau LoA dan terakhir lolos seleksi tahap pembinaan," terang Putri.

Putri Wahyu bercerita, sebenarnya nilai The International English Language Testing System (IELTS)-nya mepet dari angka minimal. Namun, dia berhasil lolos seleksi beasiswa Indonesia Maju. Nantinya, seluruh biaya selama masa perkuliahan akan ditanggung Indonesia Maju.

"Mulai dari biaya hidup, tunjangan kesehatan, biaya buku dan penelitian hingga biaya kedatangan semua ditanggung," tandas Putri.

Menariknya lagi, Putri sendiri bukan tergolong siswa yang paling pintar di sekolah. Putri merupakan siswa ranking ke-26 dari 300 siswa kelas XII di MAN 2 Ponorogo. Namun karena keuletannya, dia jadi menjadi satu-satunya wakil MAN 2 Ponorogo yang lolos kuliah ke luar negeri.

Kepala MAN 2 Ponorogo Nastain mengaku bangga dan turut mendukung prestasi anak didiknya. "Kita dukung terus siswa yang membawa prestasi, membawa nama baik sekolah, Kemenag, dan negara Indonesia," tutur Nastain.

Baca juga :

Mantap ! Tim MAN 2 Ponorogo Raih Gold Medal Asia Selelah Meneliti Tunagrahita

Keren...Salwa Putri, Siswa MAN Insan Cendekia Pasuruan Juara Kompetisi Karya Seni Internasional

Hebat, MTsN 1 Pati Raih 19 Medali di International Youth Science Olympiad (IYSO)

30 Madrasah Aliyah Terbaik di Indonesia , Salah Satunya Sekolah Ranking 1 Nasional

Qonita Kurnia, Alumni Unhas Raih Gelar Doktor di Irlandia dalam Usia 25 Tahun

Ikuti informasi penting dari kampus.republika.co.id. Silakan memberi masukan, kritik, dan saran melalui e-mail : kampus.republika@gmail.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image