Evaluasi UTBK, Terlambat, Tidur, tak Boleh Ikut Ujian, Pelajaran untuk Peserta Gelombang 2

News  
Gelombang 1 UTBK-SBMPTN 2022 sudah berakhir, gelombang 2 akan dilaksanakan pada 28 Mei hingga 3 Juni 2022. Foto : antara
Gelombang 1 UTBK-SBMPTN 2022 sudah berakhir, gelombang 2 akan dilaksanakan pada 28 Mei hingga 3 Juni 2022. Foto : antara

Kampus—Gelombang 1 UTBK-SBMPTN 2022 sudah berakhir pada Senin 23 Mei 2022. Banyak kejadian yang dialami peserta UTBK-SBMTN 2022 gelombang 1, bahkan berakibat fatal, tidak boleh ikut ujian.

Berdasarkan evaluasi Satuan Admisi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), selama pelaksanaan UTBK di Unesa terdapat beberapa kejadian yang bisa menjadi pelajaran bagi peserta UTBK-SBMPTN 2022 gelombang 2. Berikut adalah beberapa kejadian yang dialami peserta yang dikutip dari laman unesa.ac.id.

1. Terlambat, Ujian Batal

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Ketua Satuan Admisi Unesa, Dr Sukarmin, menjelaskan bahwa pada sesi pertama ada satu peserta asal Bojonegoro yang terlambat melebihi waktu yang ditentukan dan terpaksa tidak bisa mengikuti ujian. Peserta tersebut menginap di salah satu penginapan di kawasan Gubeng. Alasannya terlambat karena paginya merasa kurang sehat.

Peserta yang tidak disebutkan namanya itu berangkat dari penginapannya di kawasan Gubeng sekitar pukul 06.30 WIB dan tiba di lokasi ujian sekitar pukul 07.28 WIB. Padahal batas keterlambatan sampai pukul 07.15 WIB.

“Toleransi keterlambatan peserta yaitu 30 menit. Itu dihitung mulai 06.45 hingga 07.15. Sesuai ketentuan dari pusat, peserta yang terlambat lebih dari waktu toleransi tidak bisa mengikuti ujian,” papar Sukarmin.

Dari kasus tersebut, peserta pada sesi dan gelombang berikutnya harus hadir lebih awal di lokasi ujian. Pastikan lokasi ujiannya di kampus mana, ketahui jarak tempuh dan tentukan transportasi ke lokasi.

“Meski tesnya di Unesa, tetapi lokasi ujiannya tidak berdekatan. Jarak kampus Ketintang dan Lidah Wetan itu cukup jauh, begitupun dengan lokasi ujian di kampus mitra,” pesannya.

2. Keliru Tanggal

Ada peserta yang datang ujian di tanggal yang salah. Peserta yang akan mengikuti tes kelompok Saintek itu harusnya mengikuti tes pada sesi ke-9 (sesi pagi), Sabtu, 21 Mei 2022. Namun, dia malah datang mengikuti tes pada Minggu, 22 Mei 2022. Ini terjadi karena peserta keliru melihat jadwal atau tidak memastikan kembali tanggal ujian yang tertera di kartu peserta tesnya.

Bagi peserta gelombang berikutnya, diimbau untuk memperhatikan baik-baik jadwal ujiannya, kapan, di kampus mana dan pada sesi keberapa. Itu penting, sebab kalau sampai keliru, resikonya bisa gagal ikut ujian.

3. Pakai Sandal dan Kaos Oblong

Panitia UTBK Unesa sesi akhir di Gedung Fakultas Teknik dikejutkan dengan kehadiran peserta yang tidak mengenakan sepatu alias pakai sandal. Panitia lantas bertanya sepatunya di mana? Peserta beralasan tidak tahu kalau tesnya pakai sepatu. Panitia bertanya lagi, apa tidak membawa peraturan sebelumnya? Peserta menjawab lupa dan tidak sempat.

Kemudian ada juga peserta yang datang mengenakan sepatu tetapi berkaos oblong. Peserta beralasan yang hampir sama. Karena ujian belum mulai peserta lantas mencari atau meminjam sepatu dan baju hem kepada mahasiswa lainnya dan akhirnya bisa mengikuti ujian.

“Kalau mengikuti tes itu perhatikan baik-baik syarat dan ketentuannya. Apalagi ini tes nasional yang diadakan pusat, gak bisa sembarangan datang gak pakai sepatu dan kaosan,” pesan Sukarmin yang juga dosen FMIPA itu.

Selain tiga kejadian itu, juga ditemukan peserta yang ketiduran saat ujian.

Mengenai tingkat kehadiran, jumlah peserta yang mengikuti tes yaitu 13.788 orang. Sementara yang tidak hadir yaitu 1.017 peserta. Tingkat kehadiran peserta UTBK gelombang pertama di Unesa yaitu sekitar 93,1 persen.

Sukarmin mewanti-wanti kepada peserta sesi selanjutnya untuk memperhatikan baik-baik syarat dan ketentuan ujian. Tidak hanya dokumen tetapi juga cara berpakaian. Kemudian memastikan lokasi, waktu dan sesi ujian. Selain itu juga harus hadir lebih awal, 1 jam sebelum tes dimulai.

“Sekali lagi perhatikan baik-baik ketentuannya. Jangan lupa belajar yang giat. Semoga ikhtiar dan doa peserta sesuai harapan dan bisa diterima di kampus tujuan,” ucap Sukarmin.


Berita terkait :

Ini Jadwal Lengkap Terbaru UTBK-SBMPTN 2022 Setelah Perubahan

Agar Lancar, Ikuti Tips Persiapan Sebelum Hari H UTBK 2022 dari LTMPT

Persiapan UTBK-SBMPTN 2022, Dokumen Apa yang Harus Dibawa Saat Ujian ?

Siapkan Diri, Ini 10 Tips Lolos UTBK-SBMPTN 2022

Peserta Wajib Tahu, Begini Sistem Penilaian dan Strategi Mengerjakan Soal UTBK-SBMPTN 2022

Ikuti informasi penting dan menarik dari kampus.republika.co.id.Silakan sampaikan masukan, kritik, dan saran melalui e-mail : kampus.republika@gmail.com

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image