Ingin Kuliah di Luar Negeri Tapi Bahasa Inggris Masih Belepotan ? Ikut Beasiswa Training Bahasa Saja

Beasiswa  
Beasiswa training bahasa Kemenag diberikan kepada dosen dan pegawai Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang ingin kuliah S2 dan S3 di luar negeri. Foto : kemenag.go.id
Beasiswa training bahasa Kemenag diberikan kepada dosen dan pegawai Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang ingin kuliah S2 dan S3 di luar negeri. Foto : kemenag.go.id

Kampus—Ingin kuliah di luar negeri tapi Bahasa Inggris masih belepotan ? Ikut saja beasiswa Kementerian Agama (Kemenag) untuk training bahasa.

Beasiswa ini untuk memberikan bekal bagi dosen dan pegawai Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang ingin kuliah S2 dan S3 di luar negeri. Dikutip dari laman kemenag.go.id, beasiswa ini juga bisa diakses oleh alumni PTK yang ingin kuliah pascasarjana pada perguruan tinggi di luar negeri.

“Kami telah siapkan beasiswa untuk dosen, pegawai, dan alumni perguruan tinggi keagamaan yang ingin meningkatkan kompetensi bahasanya dalam rangka kuliah S2 dan S3 di luar negeri,” terang Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie di Jakarta, Rabu (12/10/22).

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Menurut Anna, training diberikan untuk dua pilihan bahasa, yaitu; Arab dan Inggris. Training akan dilakukan dalam kurun waktu tiga bulan.

 

“Biaya program sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian Agama dan akan dibayarkan langsung ke lembaga penyelenggara. Demikian juga dengan biaya final tes bahasa,” terang Anna.

Untuk beasiswa ini, Kemeng menyediakan biaya hidup bagi para peserta sebesar Rp 4 juta per bulan. Selain itu ada biaya transportasi dari daerah asal ke lokasi pelaksanaan program.

Kasubdit Ketenagaan pada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ruchman Basori menambahkan, Kemenag bekerjasama dengan Pusat Bahasa pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam pelaksanaan program ini. Selain penguatan bahasa, peserta juga akan mendapat pelatihan tentang penulisan proposal penelitian, tips studi di luar negeri, wawasan kebangsaan, dan moderasi beragama.

“Ada 200 kuota yang telah disiapkan oleh Kementerian Agama. Mereka akan mengikuti training pada sejumlah Pusat Bahas PTKIN yang menjadi perguruan tinggi penyelenggara (PTP) dan tersebar di berbagai daerah,” terang Ruchman.

Jadwal seleksi dan pelaksanaan program 1. Pendaftaran Program 17-23 Oktober 2022 2. Seleksi Administrasi dan Asesmen 26-28 Oktober 2022 3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Asesmen 31 Oktober 2022 4. Pelaksanaan Program 7 November 2022 - 27 Januari 2023

Informasi beasiswa training bahasa Kemenag bisa didapat melalui laman https://beasiswa.kemenag.go.id.

Baca juga :

Kemenag Buka 1.000 Beasiswa Nongelar untuk Guru Agama dan Pengawas Pendidikan Agama, Berminat ?

Pendaftaran Beasiswa Unggulan Sudah Dibuka, Mahasiswa S1, S2, dan S3 Yuk Merapat

Sebanyak 106 Madrasah Swasta Diusulkan Jadi Negeri

Kemenag Gelar Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tahun 2022, Ini Syaratnya

30 Madrasah Aliyah Terbaik di Indonesia , Salah Satunya Sekolah Ranking 1 Nasional

Kemenag Gelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2022, Simak Jadwalnya

Kerjasama dengan Kemenparekraf, Google Indonesia Sediakan 5.500 Beasiswa

Telkom University Terima 2.000 Beasiswa dari Google

Hungaria Tambah Kuota Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia

Ikuti informasi penting dan menarik dari kampus.republika.co.id. Silakan menyampaikan masukan, kritik, dan saran, melalui e-mail : kampus.republika@gmail.com

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

× Image